Saokorem merupakan sebuah kecamatan di sebelah Barat Manokwari, Papua Barat dengan jarak lurus 500 KM. Akses ke kecamatan tersebut hanya bisa dilalui menggunakan perjalanan laut atau 35 menit menggunakan helikopter. Sedangkan perjalanan darat bisa ditembus dengan medan sagat berat seperti jalan yang berlumpur dan terjal.
"Awalnya datang ombak setinggi 4 meter. Lalu ombak itu menghajar keras dermaga. Disusul dengan gempa besar, " kata Markus (37), warga setempat, kepada detikcom, Rabu, (7/12/2008).
Dermaga beton sepanjang 300 mter tersebut selain digunakan sebagai pelabuhan ikan tradisional. Selain itu juga juga untuk kedatangan kapal-kapal yang yang membawa sembako dan alat kebutuhan sehari. "Seperti rokok dan sabun,"tambahnya.
Warga setempat menggantungkan hidupnya kepada alam. Jika beras telah habis, mereka memakan umbia-umbian. Selain sebagai nelayan penangkap ikan mereka juga meladang kelapa sawit. (asp/gah)











































