"Ya begini setelah diputus. Kami akan bertahan sampai Maret, saat SK pemindahan diteken resmi," kata Yati (50), pedagang emas di pasar Koja, Jakarta Utara, Rabu (7/1/2008).
Akibat lain, jumlah pengunjung menjadi sepi. Omset pedagangpun menurun. Bahkan untuk pemilik kios tailor (menjahit) berhenti beroperasi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pemutusan listrik tersebut dilakukan Sabtu lalu. Sebab, pasar tersebut dijanjikan direnovasi menjadi bertingkat dan lebih bersih.
Tetapi, harga kios penampungan sementara yang yang sangat mahal menjadikan pedagang enggan pindah. Selain itu luas kios sangat sempit hanya 1,5x1,5 meter, separuh luas kios pasar lama. (Ari/irw)











































