"Ya, ada hacker yang mengganggu itu. Saya belum tahu, apa ada pihak yang menyuruh atau apa," ujar Jampidsus Marwan Effendy di Kejagung, Jl Sultan Hasanuddin, Jakarta Selatan, Rabu (7/1/2009).
Menurut Marwan, hingga kini pihaknya masih menyelidiki hal tersebut. "Kita lagi selidiki," imbuhnya.
Lebih lanjut menurut Marwan, software yang diklaim oleh pihak PT Sarana Rekatama Dinamika (SRD) sebagai barang miliknya, sudah turut disita. Menurutnya, penyitaan tidak mempengaruhi pelaksanaan program sisminbakum.
"Tetap jalan, itu nanti akan kita rampas untuk negara," tukas Marwan. (nov/nik)











































