"Gempuran-gempuran ini merupakan hadiah Obama bagi kalian (rakyat Palestina) sebelum menjabat," cetus petinggi al Qaeda itu.
"Inilah Obama yang oleh mesin kebohongan Amerika berusaha digambarkan ke dunia sebagai penyelamat yang akan mengubah kebijakan Amerika," kata wakil Osama bin Laden itu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Obama banyak menuai kritikan karena tidak mengeluarkan statemen mengenai serangan Israel. Namun Obama menegaskan bahwa sikap diamnya itu dikarenakan dirinya mengacu pada prinsip bahwa hanya ada satu presiden AS saat ini yakni Presiden George W Bush. Obama berjanji akan bicara soal konflik Israel-Palestina tersebut setelah dirinya dilantik menjadi presiden pada 20 Januari mendatang.
Dalam pesannya tersebut, Zawahiri juga menyerukan umat muslim di seluruh dunia untuk menyerang Israel dan target-target Barat sebagai respons atas agresi militer Israel di Gaza.
Lebih dari 500 warga Palestina telah tewas sejak militer Israel mulai menggempur Gaza pada 27 Desember lalu. Israel berdalih agresi itu sebagai pembalasan atas serangan-serangan roket yang kerap dilancarkan kelompok Hamas terhadap Israel.
(ita/iy)










































