"Di bidang ekonomi terasa keadaan yang masih memprihatinkan kita," ujar Agung di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (6/12/2008).
Keadaan itu, lanjut Agung, bisa terlihat dari melemahnya nilai tukar rupiah, menurunnya daya beli masyarakat, masih banyaknya pengangguran yang terkait langsung dengan angka kemiskinan, dan belum terbukanya lapangan pekerjaan baru.
"Sudah mulai ada yang kerjakaan, tapi belum terasa. Dikatakan terasa kalau angka kemiskinan turun," cetus Wakil Ketua Umum Partai Golkar ini.
Agung mengakui memang masih banyak pekerjaan rumah yang harus dilakukan pemerintahan SBY-JK di bidang ekonomi.
"Dan saya berharap menjelang periodisasi berkhirnya masa pemerintahan, pemerintah bisa memperbaiki keadaan," ucapnya.
Meski demikian, Agung menilai secara umum kebijakan ekonomi pemerintah sudah on the right track, dan keseriusan pemerintah sudah terlihat dalam memperbaiki pertumbuhan ekonomi.
"Apalagi dengan 7 agenda ekonomi yang terakhir dicanangkan pemerintah. Sehingga itu tinggal dikoordinasikan saja," cetusnya.
Apa harus sekali masa pemerintahan lagi? "Haha...itu berarti sudah mengarah pada pemilu dong," ucap Agung yang enggan menjawab pertanyaan itu.
(lrn/gah)











































