"Sebagian negara Barat menggeser permasalahan ini sebagai pembelaan Israel terhadap (serangan) Hamas. Justru rakyat Palestinalah yang berhak membela diri," tegasnya dalam sesi tanya jawab dalam acara Pernyataan Pers Tahunan Menteri Luar Negeri di Departemen Luar Negeri Jalan Pejambon, Jakarta Pusat, Selasa (6/1/2009).
"Masalah inti di Palestina adalah penjajahan Israel atas Palestina. Oleh karena itu solusinya adalah pembentukan negara Palestina merdeka," tegasnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Seruan serupa ditujukan kepada Israel. "Hentikan agresi, tetapkan gencatan senjata, tempatkan pasukan pengawas gencatan senjata, dan buka kembali dialog," jelas Menlu.
"Ada keperluan untuk terus memperbaharui negosiasi yang sudah mendek semenjak akhir 2008.Β Dengan macetnya perundingan, rakyat Palestina tidak melihat hal itu sebagai secercah harapan," imbuh Menlu.
(alf/nrl)











































