Aksi digelar di halaman PT Rodeo, Jl Kaligawe Km 8 Semarang-Demak, Selasa (6/1/2008). Mereka hanya duduk-duduk dan sesekali berteriak-teriak mengecam perusahaan.
Para buruh yang berseragam biru-biru itu tak mengusung spanduk atau poster. Namun mereka tetap bersemangat meminta perusahaan menaikkan gaji tahun 2009 dari Rp 759 ribu menjadi Rp 838 ribu/bulan.
"Uang transport dan makan masing-masing hanya Rp 900. Itu dapat apa, Mas," kata seorang buruh.
Direktur PT Rodeo Setiawan Santoso mengatakan pihaknya tak mampu membayar sesuai UMK karena kenaikan UMK (17 persen) dianggap terlalu tinggi dan di sisi lain harga produk perusahaannya di luar negeri turun 15 persen.
"Kami telah mengajukan penangguhan pembayaran UMK. Saat ini masih proses di dewan pengupahan," katanya ketika ditemui wartawan di kantornya.
Jika diminta membayar buruh sesuai UMK, kata Setiawan, perusahaan akan melakukan PHK dan ujung-ujungnya, perusahaan tutup.
Mogok kerja buruh berhenti pada pukul 11.15 WIB. PT Rodeo didirikan pada tahun 1983 dan memroduksi berbagai jenis garmen dengan tujuan ekspor Amerika dan Eropa. Β
(try/djo)











































