"Indonesia akan terus aktif memberi kontribusi dalam bidang diplomasi dan politik untuk mendesak agar PBB betul-betul mengeluarkan resolusi yang betul-betul terjadi gencatan senjata," ujar SBY usai bertemu dengan Duta Besar Palestina untuk Indonesia Faris Mehdawi di Kantor Presiden, Jl Medan Merdeka Utara, Jakarta, Senin (5/12/2008).
Kalau resolusi tidak bisa disepakat, SBY mendesak PBB untuk melaksanakan mekanisme lain yakni pelasanaan sidang darurat/emergency meeting.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Terkait banyaknya warga Indoensia yang ingin berjihad di Palestina, SBY menegaskan, pemerintah berharap agar masyarakat Indonesia bersikap realistik. Jangan sampai justru kepergian mereka ke Palestina malah semakin menambah masalah.
"Pilihlah cara-cara yang bisa menjadi bagian dari solusi, dan tidak sebaliknya, malah menjadi masalah," pungkasnya.
Sementara itu, Dubes Palestina untuk Indonesia Faris Mahdewi mengaku berterimakasih atas bantuan Indonesia selama ini dalam upaya turut menyelesaikan konflik di Palestina. Terkait dengan banyaknya WNI yang ingin berjihad di Sana, Mehdawi juga menyatakan kegembiraannya. Tapi dia mengingatkan, Palestina saat ini tidak aman. (anw/gah)











































