"Laporannya kita buka hingga ada hasil dari tes DNA. Kalau ternyata hasilnya positif itu Amah, berarti identitas korban memang Amah," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Zulkarnaen, di Mapolda Metro Jaya, Jl Sudirman, Jakarta, Senin (5/1/2008).
Dari hasil pemeriksaan ciri fisik oleh keluarga terhadap korban, keluarga meyakini betul bahwa korban adalah Amah. Keluarga korban yang datang ke RS Polri, Kramat Jati pun mengetahui betul baju yang dikenakan korban saat korban pulang ke Bangkalan, Madura, 6 Desember 2008 lalu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara itu, polisi juga menyatakan tidak ada ragu akan identitas korban, meskipun muncul pengakuan dari pihak lain yang menyatakan bahwa korban adalah Wati.
"Kita tidak ada keraguan meskipun ada pengakuan lain," pungkasnya.
(mei/ndr)











































