SBY: Gaji Presiden Harusnya yang Paling Tinggi

SBY: Gaji Presiden Harusnya yang Paling Tinggi

- detikNews
Senin, 05 Jan 2009 16:02 WIB
SBY: Gaji Presiden Harusnya yang Paling Tinggi
Jakarta - Sebagai kepala negara, Presiden SBY merasa gajinya lebih kecil dibanding pejabat yang lain atau pimpinan BUMN. Dia berharap sistem penggajian ini di masa depan lebih adil.

"Gaji presiden harusnya yang paling tinggi, tapi ternyata tidak," ujar SBY saat memberikan sambutan dalam penyerahan daftar isian penyelenggaraan anggaran (DIPA), Jl Medan Merdeka Utara, Jakarta, Senin (5/1/2009).

Namun demikian, SBY tidak mempersoalkan soal gajinya itu, asalkan semua itu dilakukan dengan adil. "Tidak apa-apa, yang penting ke depan harus paling adil dan paling tepat," jelas SBY.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

SBY juga mengomentari gaji menteri yang terlalu kecil, bahkan 4 tahun terakhir gaji menteri tidak pernah naik. "Kalau kita lihat ada kelompok G8 dan G20 di Indonesia ada G19, yakni gaji menteri hanya Rp 19 juta, yang selama 4 tahun tidak pernah naik-naik. Tapi tidak apa-apa," jelas SBY yang disambut tawa hadirin.

Selain itu, pejabat negara juga diminta agar tidak boros, misalkan saja soal penggunaan telepon yang lebih dari 10 menit.

"Saya tidak habis pikir ada pejabat yang menelepon lebih dari 10 menit. Saya saja kalau menelepon paling lama 3 menit. Kita juga harus membatasi pergi ke luar negeri," terangnya. (ndr/nrl)


Berita Terkait