Tiba di Washington, Obama Disambut Pendemo

Tiba di Washington, Obama Disambut Pendemo

- detikNews
Senin, 05 Jan 2009 15:24 WIB
Tiba di Washington, Obama Disambut Pendemo
Washington - Presiden terpilih AS Barack Obama tiba di Washington pada Minggu malam, 4 Januari waktu setempat untuk menyiapkan transisinya menjadi presiden baru AS. Obama meninggalkan Chicago menuju Washington dengan menaiki pesawat Boeing 757.

Obama dan keluarganya akan tinggal di hotel bersejarah Hays-Adam di dekat Gedung Putih hingga 15 Januari mendatang. Penjagaan super ketat terlihat di areal sekitar hotel.

Kedatangan Obama di hotel tersebut disambut oleh sekitar 100 orang yang mengelu-elukannya serta dua lusin pendemo.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kami sangat senang akan perubahan di negeri ini," ujar Louisa Dietsch yang menyaksikan dari kejauhan kedatangan Obama.

Bahkan seorang turis dari Inggris, Matt Varnham mengaku senang bisa melihat kedatangan Obama di Washington. "Fantastik, ini kesempatan bersejarah," ujar pemuda berusia 23 tahun itu. Dia mengaku penasaran melihat apa yang akan dilakukan Obama sebagai presiden.

"Tangannya memang terikat karena sistem tapi dia akan membawa harapan, yang saya pikir merupakan senjata paling kuat," tuturnya seperti dilansir AFP, Senin (5/1/2009).

Selain para pendukung Obama, sekitar dua lusin orang juga berkumpul di luar gereja dekat hotel Hays-Adam untuk memprotes serangan militer Israel ke Gaza.

Sebagian membawa lilin, yang lainnya melambaikan bendera Palestina dan mengangkat spanduk bertuliskan: "Obama, tolong serukan gencatan senjata!"

"Ke mana suara Barack Obama? Apa dia sudah bisu?" cetus seorang pendemo, Medea Benjamin yang berbicara dengan pengeras suara.

Benjamin juga mendesak istri Obama, Michelle untuk membahas krisis Gaza dengan suaminya.

"Michelle... bicaralah pada suami Anda, bilang dia untuk menyerukan gencatan senjata," seru Benjamin dari kelompok anti-perang Code Pink.

Obama sejauh ini tidak mengeluarkan statemen apapun mengenai krisis Gaza. Ini sejalan dengan penegasan pihak Obama sebelumnya bahwa sebelum dirinya dilantik maka saat ini hanya ada satu presiden AS, yakni George W Bush. Karena itu Obama memilih bersikap low-profile hingga pelantikannya menjadi presiden AS pada 20 Januari mendatang. (ita/iy)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads