Usman: Sentimen Nasionalisme Sempit Kubu Muchdi Menyesatkan

Usman: Sentimen Nasionalisme Sempit Kubu Muchdi Menyesatkan

- detikNews
Senin, 05 Jan 2009 11:20 WIB
Usman: Sentimen Nasionalisme Sempit Kubu Muchdi Menyesatkan
Jakarta - Kubu Muchdi Pr telah memanfaatkan sentimen nasionalisme sempit untuk menolak proses hukum kasus pembunuhan Munir. Cara-cara yang dilakukan kubu Muchdi ini menyesatkan publik.

Demikian penilaian Sekretaris Komite Aksi Solidaritas untuk Munir (Kasum), Usman Hamid yang disampaikan kepada detikcom, Senin (5/1/2009).

Alasan nasionalisme sering digunakan pendukung Muchdi Pr. Mereka mempersoalkan perhatian asing dalam proses hukum kasus pembunuhan Munir. Panglima Laskar Jihad Jafar Umar Thalib yang mendampingi Wakil Ketua Umum Gerindra Fadli Zon dalam jumpa pers Minggu (4/1/2009) kemarin, menyatakan kasus Muchdi hanya kasus kecil yang dibesar-besarkan karena ada intervensi asing yang mencoba memecah belah bangsa.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut Usman, perhatian internasional dalam kasus Munir wajar karena pembunuhan terjadi dalam penerbangan internasional. Kematian Munir pun terjadi di ruang angkasa Eropa.

Usman justru curiga orang-orang yang ada di balik kasus Munir sengaja membunuhnya dalam penerbangan internasional agar memicu perhatian dunia.

"Tujuannya bila muncul tekanan asing itu mungkin mau dipolitisasi secara tidak bertanggung jawab di dalam negeri, termasuk mempolitisasi simbol suci Muhammadiyah untuk melindungi diri. Itu tidak fair karena tanpa dukungan warga Muhammadiyah," kritik Usman.

Muchdi merupakan pemimpin organisasi pencak silat Tapak Suci, yang merupakan badan otonom Muhammadiyah. Massa Tapak Suci selalu hadir ke sidang Muchdi untuk memberi dukungan.



(iy/nrl)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads