Di Yaman, sejumlah pendemo anti-Israel menyerang beberapa rumah warga Yahudi di Provinsi Omran, Yaman utara. Mereka memecahkan kaca-kaca jendela dan melempari rumah-rumah itu dengan batu. Demikian diungkapkan pejabat-pejabat keamanan Yaman seperti dilansir News.com.au, Senin (5/1/2009). Setidaknya 1 warga Yahudi terluka dalam insiden itu.
Di Libanon, polisi harus menggunakan gas air mata untuk membubarkan sekitar 250 pendemo yang berkumpul di luar gedung Kedubes AS di Beirut. Dalam aksi demo lainnya di Beirut, ribuan orang berkumpul di luar gedung PBB.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Di Istanbul, polisi juga terpaksa membubarkan sekelompok pendemo yang melemparkan telur-telur ke Konsulat Israel.
Di Maroko, puluhan ribu orang berkumpul di Rabat, ibukota Maroko. Mereka menggelar aksi damai untuk memprotes serangan Israel ke Palestina. Kepolisian Maroko memperkirakan, aksi tersebut diikuti sekitar 50 ribu orang.
Setidaknya 500 warga Palestina telah terbunuh sejak Israel melancarkan serangan militer ke Gaza pada 27 Desember lalu. Komunitas internasional mengutuk agresi Israel tersebut dan menyerukan negara Yahudi itu untuk menghentikan aksinya.
(ita/iy)











































