Sembilan penumpang bus dan dua pengendara sepeda motor mengalami luka-luka dan patah tulang.
Kasatlantas Poltabse Medan Kompol Sabilul Alif mengatakan, berdasarkan keterangan warga, sesaat sebelum kecelakaan, bus Sampri melaju dengan kecepatan tinggi dari arah Sidikalang. Sekitar dua kilometer sebelum memasuki Pusat Wisata Pemandian SImbahe, bus menabrak dengan dua sepeda motor dari arah belakang. Akibatnya, bus yang dikemudikan Samson Pelawi oleng dan jatuh ke jurang. Sementara dua pengendara sepeda motor terjerembab ke pinggir jalan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Tidak ada korban jiwa dalam kecelakaan ini. Namun para korban terpaksa dilarikan ke dukun patah terdekat untuk mendapat perawatan," kata Sabilul.
Salah seorang pengendara sepeda motor, Erwin mengaku, tabrakan terjadi begitu cepat. Ia tidak menyangka ada bus yang datang dari arah depan dengan kecepatan tinggi, apalagi di daerah tikungan.
"Saya terkejut karena tiba-tiba ada bus kencang dari arah belakang. Saya disorong dan orang di depan saya juga ikut disorong," kata Erwin.
(rul/irw)











































