"Dengan bebasnya Muchdi, ini menunjukan komitmen SBY dalam menangani persoalan HAM sangat rendah," ujar pengamat politik UI Boni Hargens saat dihubungi detikcom, Sabtu (3/1/2009).
Bagi Boni, kasus pembunuhan Munir ini bukan kasus yang biasa saja. Munir selama ini dikenal sebagai pembela HAM. Bukan cuma sekali Munir mengkritisi persoalan HAM yang terjadi di Indonesia.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun di balik itu semua, menurut Boni, dibebaskannya Muchdi memiliki pengaruh positif terhadap SBY yang mencalonkan kembali sebagai presiden. SBY dinilai ingin menghindari pencabutan dukungan dari TNI.
"Secara politis dia bisa merebut hati TNI, tapi untuk publik ini sebuah catatan merah," jelas Boni.
Untuk itu, Boni meminta agar para aktivis HAM untuk segera mengeluarkan rapor SBY-JK mengenai penanganan pelanggaran HAM yang terjadi di Indonesia. (mok/mok)











































