Ketiga relawan tersebut berasal dari Medical Emergency Rescue Committe (MER-C) yaitu Ketua Presidium MER-C Sarbini, Ahli Spesialis Anastesi-pembiusan Indra Giri serta relawan nonmedis Farid Thalib.
"Kami akan tiba di Kairo Mesir besok pukul 16.05," ujar Sarbini di kantor MER-C, Jl Kramat Lontar No J 157, Senen, Jakarta Pusat, Sabtu (3/1/2009).
Sesampainya mereka di sana, rencananya ketiga relawan ini akan mencoba memasuki Palestina melewati jalur Gaza. Mereka juga akan bergabung dengan dua orang relawan yang telah lebih dulu berada di sana yaitu, ahli bedah tulang Jose Rizal Jurnalis dan Mursalim.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pada keberangkatan kali ini, ketiga relawan tersebut membawa tiga alat operasi. Untuk obat-obatan, rencananya akan dibeli di Kairo.
"Selain itu tim MER-C akan menyalurkan bantuan senilai Rp 1,5 miliar, nantinya dana tersebut akan diberikan dalam bentuk obat-obat atau uang, tergantung kondisi," jelas Sarbini.
Mereka terlihat membawa tiga buah ransel besar serta sebuah ransel kecil dengan logo bulan sabit merah. Keberangkatan mereka rencananya akan menggunakan Qatar Airways pukul 22.25 WIB.
"Dipilihnya Mesir karena hanya negara tersebut yang berbatasan dengan Palestina, di luar perbatasan tersebut, Israel menutup jalur perbatasan dengan menggunakan militer," pungkasnya.
(mok/gah)











































