AirTran secara resmi menyatakan permohonan maaf kepada 9 penumpang muslim dan penumpang lainnya yang merasa dirugikan atas kejadian tersebut lewat pengumuman di bandara.
"Kami minta maaf kepada seluruh penumpang, khususnya 9 penumpang yang tidak bisa berangkat dan 95 penumpang lainnya yang merasa tidak nyaman," ujar petugas AirTran sebagaimana dilansir Reuters, Jumat (2/1/2009).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebelumnya Atif Irfan bersama 8 orang kerabat muslim lainnya, harus menelan kekecewaan karena tidak bisa melanjutkan penerbangan ke Florida akibat 'dicurigai' sebagai teroris. Ia diperiksa berkali-kali oleh petugas keamanan, namun setelah dinyatakan bersih, rombongan tersebut tetap tidak diberangkatkan. (mad/gah)











































