"Sebaiknya jangan mendekat dulu. Saya sempat diceritakan, untuk bisa masuk ke jalur Gaza butuh waktu 6 bulan. Bahkan, Israel saat ini sedang mengeluarkan orang asing," ujar juru bicara Deplu Teuku Faizasyah kepada detikcom, Jumat (2/1/2009).
Teuku juga mengingatkan, pintu negara tetangga seperti Yordania dan Mesir hanya membuka jalur bagi distribusi obat-obatan dan makanan. Kiriman relawan jihad, apalagi warga asing sulit untuk mendapat izin.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Oleh karena itu, Teuku mengimbau agar para relawan menyalurkan bentuk solidaritasnya lewat bantuan obat-obatan atau uang. Hal tersebut jauh lebih bermanfaat jika dibandingkan dengan berangkat ke Jalur Gaza namun tak kunjung mendapat izin masuk wilayah.
"Tapi itu saya serahkan lagi pada masyarakat," pungkasnya. (mad/mad)










































