Di London lebih dari seratus demonstran berunjuk rasa di depan Kedubes Mesir kemarin, menentang kebijakan itu.
Sementara itu unjuk rasa di Kairo dibubarkan secara represif oleh pasukan polisi rezim Mubarak. Pemimpin oposisi sekaligus Wakil Ketua Ikhwanul Muslimin Mesir Mohammed Habib mengatakan bahwa Mesir harus memutuskan hubungan dengan Israel, de Volkskrant (2/1/2009).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Di Turki, pemuka partai berkuasa AKP Bulent Gedikli mengatakan bahwa aksi Israel di Jalur Gaza adalah sebuah kajahatan perang. "Seharusnya seseorang melempar sepatu ke Perdana Menteri Israel," demikian Gedikli.
Ribuan pengunjuk rasa di Istanbul meneriakkan yel-yel 'Israel Pembunuh, Enyahlah dari Palestina'. Aksi turun ke jalan di Istanbul ini sempat diwarnai bentrokan dengan polisi.
Turki selama ini memiliki hubungan baik dengan Israel dan negara-negara Arab. Perdana Menteri Erdogan mulai melakukan lawatan ke kawasan untuk menengahi. (es/es)











































