"Jika kalian melakukan serangan darat bodoh itu, kami pastikan mimpi buruk menunggu kalian disini (jalur Gaza)," ujar petinggi Hamas Khaled Meshaal melalui siaran televisi Al-Jazeera sebagaimana diberitakan AFP, Jumat (2/1/2009).
Ia juga mengingatkan bangsa Israel tentang kehebatan kaumnya dalam pertempuran di jalanan. Pria yang kini tinggal di Suriah tersebut juga menyerukan kaum muda Hamas, untuk ikut berjuang melawan kekejaman Israel.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hingga hari ke 7, pihak medis Palestina melansir sedikitnya 430 korban tewas dalam serangan tersebut. Selain itu 2.250 orang tercatat mengalami luka-luka sejak 27 Desember lalu.
"Kami tidak akan menyerah atau tunduk pada musuh. Permintaan kami jelas, segera hentikan serangan dan buka semua perbatasan serta embargo. Tapi jika kami harus melawan, kami siap dan kami yakin akan menang," jelas Khaled. (mad/mad)











































