โKalau memang Indonesia mengecam tindakan Israel yang menyerang rakyat Palestina, Presiden SBY harus membiayai dan mempersenjatai kita ke Palestina,โ kata K.H. Tholon Abdu Raup, dalam orasi di bundaran Air Mancur, Jl Merdeka, Palembang, Jumat (2/1/2009).
Para ulama lain yang ikut hadir dalam aksi damai siang ini, mendukung tuntutan Tholon itu. Tuntutan itu juga disambut meriah massa yang merupakan anggota Front Pembela Islam (FPI), Forum Umat Islam (FUI), Majelis Mujahidin Indonesia (MMI), HMI, Dewan Masjid Sumsel, Aliansi Nasionalis Islam (ANI), dan Lembaga Dakwah Mahasiswa (LDM).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pada kesempatan tersebut Febuar Rahman, ketua Aliansi Nasionalis Islam (ANI), mendesak Gubernur Sumsel, Alex Noerdin, menolak rencana pendirian Konsulat Jenderal Amerika Serikat (AS). Ini sebagai bentuk protes atas sikap diam Pemerintah AS terhadap serangan militer Israel sepekan terakhir.
โAmerika tidak mampu berbuat apa-apa, bahkan menyalahkan rakyat Palestina. Ini suatu bukti serangan Israel bagian skenario AS untuk menghancurkan umat Islam. Jadi, sudah sepantasnya kita menolak kehadiran konjen negara tersebut di Palembang,โ kata Febuar Rahman.
Sedangkan FPI dan FUI Sumsel dalam aksi damai siang ini menyatakan resmi membuka pendaftaran relawan ke Palestina. Pendaftaran dimulai seusai sholat Jumat hingga berakhirnya unjuk rasa pada petang hari ini.
(tw/lh)











































