Kakek Pasang 4 Bom Tiadakan Tahun Baru di Aspen

Kakek Pasang 4 Bom Tiadakan Tahun Baru di Aspen

- detikNews
Jumat, 02 Jan 2009 15:05 WIB
Aspen, AS - Tempat wisata ski Aspen, AS, ditutup bagi umum, gara-gara ditemukan empat buah bom buatan tangan dengan surat tuntutan. Dua bom ditemukan di sebuah kantor bank dan dua lainnya di dalam lorong.

Satu jam setelah penumuan bom, pria warga setempat ditemukan tewas bunuh diri dengan tembakan di kepala. Menurut polisi, pria bernama James C. Blanning Jr., (72), tersebut menolak alih fungsi Aspen dari kota tambang menjadi daerah wisata.

Pihak kepolisian yakin bahwa Blanning adalah pelaku teror empat buah bom. Di dalam catatan yang ditemukan bersama bom, Blanning menjanjikan sebuah 'kematian massal' bila pihak bank tidak menyediakan uang senilai US$ 60.000 sesuai tuntutannya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Untung saja meski tuntutan Blanning tidak dipenuhi, 'kematian massal' juga tidak terjadi. Dua buah bom yang ditemukan polisi di dalam lorong dan dua bom lainnya berhasil dijinakkan oleh tim penjinak bom dari Grand Junction, AS.

"Nampaknya Pak Banning keburu bunuh diri sebelum sempat mematikan bom yang dia pasang," ujar Stephanie Dasaro, juru bicara kepolisian Aspen, Jumat (2/1/2008), seperti yang dikutip harian New York Times.

Meski seluruh bom sudah ditemukan, polisi tetap memutuskan lokasi wisata ski Aspen yang terkenal eksklusif itu selama 24 jam. Pesta kembang api dibatalkan dan para turis yang terlanjur datang tidak punya pilihan aktivitas selain melewatkan malam tahun baru di kamar hotel masing-masing.

"Sudah 15 tahun saya mengelola hotel, baru kali ini tamu-tamu dievakuasi," keluh Brendan Carlin, pemilik Hotel Jerome, yang seluruh tamunya dipindahkan polisi ke sebuah gedung sekolah.

(lh/asy)


Berita Terkait