Mahasiswa Demo Kecam Israel, Senjata Mainan Disita Polisi

Mahasiswa Demo Kecam Israel, Senjata Mainan Disita Polisi

- detikNews
Jumat, 02 Jan 2009 11:42 WIB
Yogyakarta - Ratusan mahasiswa dari berbagai organisasi Islam  di Yogyakarta menggelar aksi mendukung perjuangan rakyat Palestina dan mengecam aksi Israel. Petugas kepolisian menyita sebuah pistol mainan yang dibawa peserta saat melakukan aksi teatrikal.

Peristiwa itu terjadi saat peserta aksi dari Forum Silaturahmi Dakwah Kampus (FSLDK) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menggelar aksi di halaman gedung DPRD DIY di Jl Malioboro, Jumat (2/1/2009). Sebelum menggelar aksi di halaman gedung dewan, massa melakukan long march dari Masjid Syuhada Jl. I Dewa Nyoman Oka, Kotabaru.

Di halaman gedung DPRD, massa membawa berbagai poster bertuliskan dukungan terhadap perjuangan Palestina dan mengecam aksi brutal Israel. Mereka juga menggelar aksi teatrikal yang menggambarkan semangat juang para pejuang
Palestina itu. Agar tampil heroik, salah seorang peserta membawa pistol mainan yang mirip senjata asli. Pistol mainan itu langsung disita petugas seusai aksi teatrikal.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Meski sempat beradu argumentasi bahwa senjata yang dibawa itu adalah senjata mainan anak-anak terbuat dari plastik, petugas tetap memintanya. Akhirnya peserta merelakan pistol mainan itu diamankan petugas.

Meski demikian, peserta aksi merasa jengkel dan menggerutu. Saat berorasi, mereka meminta agar pistol mainan itu dikembalikan. Namun petugas yang menyita telah pergi menuju Mapoltabes Yogyakarta.  Mereka kemudian melanjutkan aksi orasi sambil melakukan penggalangan dana di sekitar Yogyakarta.

"Pistol yang kami bawa itu hanya mainan anak-anak. Bukan beneran. Itu digunakan untuk menggambarkan semangat juang rakyat Palestina melawan Israel," ungkap Koordinator aksi FSLDK DIY, Juanda Lizar kepada detikcom disela-sela aksi.

Sementara itu di tempat lain, puluhan aktivis Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga juga menggelar aksi serupa. Aksi dilakukan di simpang tiga Jl Laksda Adi Sucipto, di sebelah utara kampus. Dalam aksi itu mereka sempat menggelar orasi di tengah jalan sambil tiduran. Mereka juga melakukan penggalangan dana bantuan untuk rakyat Palestina. (bgs/asy)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait