terompet tahun baru di halaman rumahnya, di Jalan Pangadengan Utara III RT 06/07, Pancoran, Jakarta Selatan.
"Hore, ntar malam tahun baru," ujar Sri (9), siswi SD yang putus sekolah seraya tak henti-hentinya meniup terompet kepada detikcom di lokasi.
Sayang, keceriaan menyambut tahun baru tak berlangsung lama. Sekitar pukul 09.30 WIB, tiba-tiba api membakar 14 kamar di kawasan padat itu. Tak ada yang tahu darimana api berasal.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tak berapa lama, 3 mobil pemadam kebakaran datang dan langsung memadamkan api selama kurang lebih 20 menit. Sri dan lima temannya hanya termangu bingung sambil tak mau melepaskan terompet kecil ditangannya.
"Pa, ntar jadinya tahun baru dimana?," tanya Sri lirih kepada orang tuanya.
Kini, puluhan warga Pengadegan membersihkan sisa puing kebakaran. Rumah yang umumnya terbuat dari papan itu nyaris tak tersisa. Sebuah pabrik tempe milik
Danuri (50) pun ludes dimakan si jago merah. Uang Rp 12 juta juga ikut terbakar.
"Rencananya buat beli motor, meringankan kerjaan. Tapi gimana lagi, apes," keluhnya lirih.
(asp/rdf)











































