Sekitar 300 orang dari kubu Munir yang berkaos merah bertuliskan 'Keadilan untuk Semua' terlihat bergerombol di lobi pengadilan. Mereka menyanyikan lagu-lagu kebangsaan.
Massa Munir datang dari berbagai penjuru daerah terutama orang-orang yang pernah diadvokasi oleh Munir.
Sementara massa Muchdi yang berjumlah hampir sama pun tidak mau kalah. Dengan berseragam warna kuning bertuliskan 'Solidaritas untuk Muchdi dan Tolak Intervensi Asing' ikut bersorak sorai sambil menyanyikan lagu perjuangan saat memasuki pengadilan.
Untuk menghindari kejadian yang tidak diinginkan, petugas tampak men-sweeping massa di depan pintu masuk pengadilan. Para petugas itu memeriksa apakah ada pengunjung yang membawa senjata tajam atau benda berbahaya lainnya.
Sementara itu arus lalu lintas di Jalan Ampera Raya masih normal. Polda Metro Jaya mengerahkan 200 anggota Brimob, 200 satuan Mapa, dan 2 mobil ambulans.
(mpr/ken)











































