Perjudian Meningkat Tajam Selama 2008

Rekapitulasi Akhir Tahun Polda

Perjudian Meningkat Tajam Selama 2008

- detikNews
Rabu, 31 Des 2008 00:05 WIB
Jakarta - Polda Metro Jaya merilis rekapitulasi kasus yang terjadi sepanjang tahun 2008 di wilayah hukum Polda Metro Jaya. Dari hasil rekapan tersebut, kasus judi mengalami peningkatan dibanding tahun 2007 lalu.

"Peningkatannya sebesar 47% dibanding tahun 2007," ujar Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Wahyono saat jumpa pers di Polda Metro Jaya, Selasa (30/12/2008).

Pada tahun 2007, angka perjudian mencapai 685 kasus yang ditangani, sedangkan pada tahun 2008, angka tersebut meningkat hingga mencapai 1.007 kasus. Hal ini tentunya tidak sejalan dengan janji Kapolri untuk memberantas judi.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Hal ini dikarenakan, semakin banyak kasus yang ditindak," katanya.

Selain itu, dikatakan dia, peningkatan tersebut hanya bersifat kasuistis.
Peningkatan itu juga merupakan kasus-kasus lalu yang tidak dilaporkan oleh
masyarakat.

"Bisa saja orang itu tidak melaporkan karena menyangkut aib kerabat atau orang terdekat," katanya.

Selain judi, kasus yang mengalami peningkatan adalah pembunuhan. Pada tahun
2007, angka pembunuhan mencapai 67 kasus, sedangkan di tahun 2008 mencapai 78 kasus. Pencurian dengan kekerasan mengalami penurunan sebesar 30,15% dari angka 1.721 menjadi 1.202 kasus.

Angka pencurian dengan pemberatan (curat) juga mengalami penurunan hingga 6,16% dari angka 7.367 menjadi 6.913 kasus. Penganiayaan berat (anirat) menurun sebesar 16,44% dari 2.262 menjadi 1.890 kasus.

Pencurian kendaraan bermotor cenderung mengalami penurunan dibanding tahun 2007, yakni 10.334 kasus menjadi 9.946 kasus di tahun 2008. Kebakaran mengalami peningkatan hingga 3,3% dari 454 kasus menjadi469 kasus.

Pemerasan pengancaman menurun 13,32% dari 668 kasus menjadi 579 kasus di tahun 2008. Perkosaan sendiri mengalami penurunan hingga 17,98% dari 139 kasus menjadi 114 kasus. Begitu juga dengan kasus penyalahgunaan narkotika, mengalami penurunan hingga 6,36% dari 6.892 menjadi 6.453 kasus. Dan untuk kenakalan remaja juga mengalami penurunan yang cukup berarti hingga 33,33% dari 15 kasus menjadi 10 kasus. (mei/ken)



Berita Terkait