Kedutaan AS di Malaysia Tak Luput Didemo Umat Islam

Israel Serang Palestina

Kedutaan AS di Malaysia Tak Luput Didemo Umat Islam

- detikNews
Selasa, 30 Des 2008 17:36 WIB
Kedutaan AS di Malaysia Tak Luput Didemo Umat Islam
Jakarta - Sikap Amerika Serikat yang secara terang-terangan mendukung serangan Israel
terhadap Palestina mendapat kecaman dari dunia Islam. Arus penentangan terhadap
sikap AS pun terjadi di sejumlah negara. Di Malaysia, sekitar 500 umat Islam
melakukan demonstrasi di depan Kedutaan Besar AS di Jalan Tun Razak, Kuala
Lumpur.

Wakil Presiden Partai Islam Se-Malaysia (PAS), Mohammad Sabu mengatakan, aksi
keji tentara Israel telah menjadikan Gaza seperti sebuah penjara besar yang berisi 1.6 juta penduduk Palestina. "Gaza sudah dikepung sejak serangan pertama Sabtu lalu tanpa ada bantuan apapun yang dapat masuk ke sana," ujar Sabu yang memimpin aksi massa simpatik tersebut, Selasa (30/12/2008).

Namun Sabu menyesalkan, sikap organisasi-organisasi internasional dan umat Islam
dunia yang lambat melakukan tindakan apapun untuk menekan kebiadaban Israel.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Aksi simpatik tersebut juga dihadiri oleh sejumlah tokoh muslim Malaysia, antara
lain Ketua Pemuda PAS Salahuddin Ayub, Bendahara PAS Dr Hatta Ramli, pengurus
DPP PAS Syed Azman Syed Ahmad Nawawi, anggota parlemen Titiwangsa Lo Lo Mohd
Ghazali, perwakilan Jemaah Islah Malaysia (JIM), dan sejumlah LSM. Bahkan terlihat juga beberapa mahasiswa dan aktivis asal Palestina yang tinggal di Malaysia.

Dalam aksi tersebut, atas nama rakyat Malaysia, umat Islam mendesak agar Amerika
Serikat dan PBB untuk bersikap tegas dan cepat menghentikan serangan kekejaman
Israel terhadap Palestina.

Para pengunjuk rasa juga menyerahkan memorandum kepada kedutaan AS yang berisi agar negara adi daya tersebut campur tangan menghentikan kekerasan Israel.

"NGO dan parti-parti politik di negara ini ingin agar Amerika mengarahkan Israel
menghormati keputusan yang telah dibuat PBB sebelum ini mengenai kebebasan
wilayah Gaza bagi rakyat Palestina," kata Juru Bicara demonstran Syed Azman.

Aksi dimulai sejak pukul 11.30 waktu Malaysia. Dalam aksi tersebut, para
pengunjuk rasa membawa bendera Hamas, sepanduk yang mengecam Israel sambil
berselawat dan bertakbir. Aksi mendapat penjagaan ketat oleh sekitar 100
polisi.
(rmd/irw)


Berita Terkait