Anak-anak Ketakutan, 4 Hari Tak Bisa Tidur

Dubes Palestina Fariz Mehdawi:

Anak-anak Ketakutan, 4 Hari Tak Bisa Tidur

- detikNews
Selasa, 30 Des 2008 16:57 WIB
Anak-anak Ketakutan, 4 Hari Tak Bisa Tidur
Jakarta - Desing peluru dan roket telah membuat anak-anak di Palestina trauma dan ketakutan. Selimut gelap malam tidak bisa membuat mata insan tidak berdosa itu terpejam lelap.

"Serangan Israel terus berlanjut. Anak-anak ketakutan. Bayangkan mereka tidak bisa tidur selama 4 hari ini," jelas Dubes Palestina untuk Indonesia Fariz Mehdawi kepada wartawan di kantornya, Jl Diponegoro, Jakarta Pusat, Selasa (30/12/2008).

Sudah 4 hari Israel membombardir Jalur Gaza, Tepi Barat, dan mengakibatkan 350 orang tewas sementara 1.600 lainnya luka-luka. Kondisi mereka kian memprihatinkan karena juga harus berjuang melawan musim dingin yang menusuk tulang.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Mehdawi menjelaskan, pemerintahnya sudah bekerja siang dan malam membantu korban di Jalur Gaza. Beruntung, bantuan dari negara-negara tetangga sudah berdatangan.

"Makanan, obat-obatan bisa masuk walau tidak mudah. Ada bantuan dari Turki, Suriah, Mesir, Yordania," terangnya.

"Saat ini sudah 70 truk bantuan datang dikoordinir PBB. Itu obat-obatan, makanan. Yordania juga membuatkan field hospital (RS lapangan-red). Itu sangat membantu," lanjutnya.

Bantuan sudah mengalir, rakyat Palestina bisa terbantu. Namun, bagi Mehdawi hanya satu hal yang bisa menghentikan penderitaan saudara-saudaranya di sana.

"Kami berharap Israel segera menghentikan serangan," tegasnya.
(gah/iy)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads