"Niatnya memang untuk menolong saudara-saudara kita yang kini sedang menderita.Tetapi tentunya niat baik itu juga harus disesuaikan dengan keadaan di wilayah tersebut di mana akses atau jalur untuk memasuki wilayah tersebut tidak mudah," ujar Menteri Luar Negeri Hassan Wirajuda usai mengikuti Tablig Akbar di Masjid Istiqlal, Jakarta, Selasa (30/12/2008).
Menurut Hassan, lebih baik niat itu diganti dengan pemberian bantuan dalam bentuk dana. Karena ini dianggap yang paling realsitis. "Jadi, mungkin lebih baik upaya kita kita fokuskan pada upaya meringankan beban
penderitaan mereka, khususnya dengan memberikan bantuan kemanusiaan," imbuhnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Bantuan akan diberikan ke Hamas atau Fatah? "Saya tidak bicara Hamas atau Fatah, bicara bangsa Palestina," ujarnya diplomatis. (anw/nrl)











































