Lima Korban Ditemukan, Dua Masih Hilang

Ombak Telan 7 Warga Bali

Lima Korban Ditemukan, Dua Masih Hilang

- detikNews
Selasa, 30 Des 2008 12:03 WIB
Denpasar - Tujuh orang warga Bali, yang terdiri dari lima pelajar asal Tabanan dan dua warga Denpasar tenggelam ditelan ombak. Lima pelajar yang menjadi korban tersebut berhasil ditemukan, sedangkan dua lainnya masih dalam pencarian.

Lima pelajar yang tenggelam di pantai Bonian, Tabanan, Bali ditemukan dalam waktu berbeda pada Senin (29/12/2008).

Korban pertama Made Ade Darma Hermawan (13) berhasil ditemukan pukul 04.00 wita hanya berjarak lima meter dari lokasi tenggelam, korban Made Candra Jesa Rela Putra (16) ditemukan tim pukul 11.54 di kawasan Sowan Galuh serta I Gusti Ngurah Ananta Primantara (20) ditemukan pukul 13.30 di tengah laut.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Setelah penemuan dua korban tersebut, pencarian sempat terhenti karena cuaca memburuk. Pencarian pun dilanjutkan sore hari oleh tim yang terdiri dari Basarnas, Polair, Brimob dilanjutkan sore hari.

Pencarian ini membuahkan hasil setelah menemukan dua korban lainnya, yaitu Gede Novi Saputra (17) dan Komang Ari Susanto (17). "Semua pelajar yang menjadi korban telah kami temukan," kata Pejabat Humas Polres Tabanan AKP I Made Mudra via telepon, Selasa (30/12/2008).

Suasana histeris menyelimuti keluarga saat korban yang telah meninggal dibawa ke rumah duka. Saat ini, suasana duka pun menyelimuti para keluarga korban di Desa Adat Sukawati, Kecamatan Selemadeg, Tabanan. "Saya tak menyangka orang yang tenggelam di pantai saat saya melintas adalah anak saya," kata Wayan Darmawan
orang tua dari korban Ade Hermawan.

Pemakanan kelima korban yang masih merupakan kerabat ini akan dilakukan Rabu (31/12/2008). "Proses pemakanan kami lakukan besok mulai dari pembersihan hingga penguburan," kata Darmawan.

Sementara itu, pencarian korban dua warga Denpasar yang tenggelam di pantai Padanggalak, Sanur Denpasar, yaitu Iwan (18) dan Trianto (17) belum membuahkan hasil hingga saat ini.

Namun terdapat penemuan mayat mengapung di pantai Lebih, Gianyar oleh seorang nelayan, Senin (18.45). Mayat tersebut memiliki ciri-ciri menggunakan celana kuning. Hanya saja identitasnya hingga kini belum terungkap. Mayat saat ini disimpan di RSUP Sanglah, Denpasar.
(gds/djo)



Berita Terkait