Meski diberitakan enam orang mengalami luka-luka, petugas pemerintah menyangkal insiden tersebut.
Seperti dilansir Reuters, Selasa (30/12/2008), sekitar 300 orang di Arab Saudi menggelar demonstrasi mengutuk serangan Israel ke Palestina. Mereka mengusung gambar warga Palestina yang menjadi korban penyerangan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Tidak ada dari berita itu yang benar. Tidak ada peluru karet yang ditembakkan, tidak ada kerusuhan yang pecah, dan tidak ada demonstrasi yang berlangsung. Hal itulah yang disampaikan petugas keamanan al-Qatif kepada saya," ujar Menteri Dalam Negeri Mansour al-Turki.
"Sebagaimana yang Anda ketahui, protes dilarang di kerajaan ini," imbuhnya. (alf/sho)











































