Pemeriksaan dilakukan secara tertutup di Mapolres Pemalang, Senin (29/12/2008). Hingga pukul 20.00 WIB, nahkoda bernama Suharyo dan keneknya masih diperiksa.
Kapolres Pemalang AKBP Bambang Sukardi mengatakan, dua orang ini yang dianggap paling bertanggung jawab atas terbaliknya perahu itu. Tapi sejauh ini mereka masih diperiksa sebagai saksi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Terbaliknya perahu, kata Kapolres, bisa dikarenakan human error (kelalalain nahkoda) atau alam (cuaca). Dua hal itulah yang jadi fokus pemeriksaan. Polsi belum bisa menentukan faktor dominan penyebab musibah dalam ritual sedekah laut memperingati 1 Muharram 1430H itu.
"Pemeriksaan masih dilakukan," jawab ditanya tentang penyebab pasti terbaliknya perahu yang pada saat kejadian membawa 50 orang lebih penumpang.
(try/lh)











































