"Orang yang disebut-sebut penentang HAM tiba-tiba tampil intelektual beradab, berlomba tampil dengan topeng kemanusiaan pembela petani, intelektual, ekonom. Masa orang yang terkait HAM bisa menjadi pembela petani?" kritik Usman Hamid dalam diskusi evalusi akhir tahun di Hotel Oasis Amir, Cempaka Putih, Jakarta Pusat, Senin (29/12/2008).
Iklan Prabowo bagi Usman tidak bisa menjelaskan program-prpgram perubahan yang akan diusungnya.
Menurut Usman, menghadapi Pemilu tahun 2009, biro jasa konsultan iklan telah membuat industri bisnis media massa mengalami proses ekstrimisasi.
"Iklan ini telah mengubah tokoh politik hingga penjahat berubah menjadi idola. Partai yang semula tak jelas rekam jejak politiknya tiba-tiba menjelma begitu rupa menjadi sang impian Indonesia Raya," kritik Usman. (iy/lh)











































