PKS Dukung Penggantian Ketua DPRD DKI

PKS Dukung Penggantian Ketua DPRD DKI

- detikNews
Senin, 29 Des 2008 14:36 WIB
PKS Dukung Penggantian Ketua DPRD DKI
Jakarta - Desakan pencopotan ketua DPRD DKI, Ade Supriatna, terus menguat. Setelah PDIP, PAN, PPP dan Partai Demokrat (PD), kini PKS mengisyaratkan hal serupa.

Ketua FPKS DPRD DKI, Selamat Nurdin, menyatakan mendukung pencopotan Ade Supriatna sebagai ketua DPRD DKI sejauh tujuannya meningkatkan kinerja DPRD bukan karena alasan politis. Sebab seperti diakui Selamat, kinerja DPRD saat ini tidak begitu bagus.

Menurut Selamat, melihat kinerja sebuah organisasi termasuk di DPRD DKI, bergantung pada pemimpinnya. Oleh karena itu, untuk melihat bagaimana perilaku anggota, cukup melihat pemimpinnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Namun demikian, FPKS belum memastikan diri apakah akan menyampaikan mosi tidak percaya. Hal tersebut sebagaimana telah dilakukan oleh PDIP, PPP, PD dan PAN.

"Sekarang kita masih wait and see," kata Selamat di Jakarta, Senin (29/12/2008).
      
Seperti diberitakan sebelumnya FPD, FPDIP,  FPPP, dan FPAN, mengajukan mosi tidak percaya kepada ketua DPRD DKI. Mereka menilai Ade tidak pro rakyat dengan menyetujui APBD 2009 karena banyak pemborosan.
     
APBD DKI 2009 sebesar Rp 22,42 triliun telah disetujui DPRD DKI pada 27 November 2008 dan telah diserahkan ke Menteri Dalam Negeri pada 9 Desember 2008. Beberapa anggaran dalam APBD 2009 dinilai sebagai pemborosan, antara lain pengadaan alat musik untuk Dinas Pemadam Kebakaran DKI sebesar Rp 1miliar dan dana koordinasi dengan sejumlah instansi sebesar Rp 7,3 miliar.

Menanggapi hal ini, Ade Surapriatna mengaku heran karena dengan wacana pergantian dirinya. Dia menilai sikap fraksi-fraksi itu penuh dengan muatan politik. Menurutnya, permintaan penggantian dirinya itu didasarkan pada insturksi partai dan bukan dari dalam fraksi di DPRD DKI itu sendiri.
     
Ade juga mengatakan, APBD DKI 2009 dibahas sejak DPRD dipimpin oleh Dani Anwar. Jadi, sambung Ade, dirinya tidak terlibat dalam penyusunan APBD 2009.     

(djo/lh)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads