Tiga hari terakhir, perahu-perahu nelayan hanya ditambatkan di sepanjang pantai Tanjung Karang, Ampenan, Mangsit, Kota Mataram dan pantai Montong dan Batulayar, Lombok Barat. Nyaris tidak ada aktivitas nelayan di laut. Sebagian nelayan memilih hanya memperbaiki perahu dan jaring.
Ahmad Sauki (37), nelayan di Tanjung Karang, Sekarbele, Kota Mataram, Senin (29/12/2008) mengatakan, seperti tahun-tahun sebelumnya, musim barat tahun ini, mereka tidak akan melaut dalam jangka waktu lama. ย ย ย Praktis mereka kini menggantungkan hidup dari tabungan yang tak seberapa.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mursyid (43), nelayan yang juga ketua RT di Bintaro Jaya, Ampenan, mengatakan, sebagian warganya kini ada yang sudah mulai melego barang-barang miliknya. โBiasa, buat beli beras,โ terangnya.
Kemarin malam, Lingkungan Bintaro Jaya, diterjang gelombang pasang mencapai tiga meter. Empat rumah nelayan kata Mursyid rusak diterjang ombak. Rumah ini letaknya memang berada paling dekat dengan pantai.
Ombak besar juga menyebabkan puluhan rumah di empat RT terendam air. Senin siang ini, rendaman air surut. Tak terlihat lagi rumah yang tergenang. Nelayan berharap ada bantuan dari pemerintah selama mereka tidak melaut ini.
(lh/lh)











































