Hal itu disampaikan Dubes RI untuk Kerajaan Belanda J.E Habibie dalam sambutan perayaan Natal bersama di Wisma Duta, 27/12/2008.
Secara khusus, Dubes yang di lingkungan akrab disapa Fanny, mengajak seluruh umat Kristiani untuk merenungkan pesan Natal terutama dalam upaya mewujudkan kedamaian dan kesejahteraan bagi bangsa dan negara Indonesia tercinta.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Fanny, makna spiritual dari perayaan Natal tersebut sebetulnya juga ditemui dalam ajaran agama-agama lain, seperti agama Islam juga mengajarkan umatnya untuk senantiasa mencintai kedamaian dan menghormati agama lain.
"Oleh karena itu, untuk mewujudkan masyarakat Indonesia yang damai dan sejahtera, tidak ada jalan lain kecuali setiap kita harus menjalankan ibadah sesuai dengan ajaran agama kita masing-masing," demikian Fanny.
Fanny pada kesempatan itu menyampaikan apresiasi tinggi kepada seluruh masyarakat Indonesia di Belanda atas terselenggaranya perayaan Natal bersama dengan sukses, khususnya dukungan dan toleransi beragama yang tinggi, yang ditunjukan oleh masyarakat Indonesia non-kristiani termasuk PPI Belanda.
Meningkat
Sementara itu menurut Korfungsi Pensosbud Firdaus Dahlan, perayaan Natal bersama di Wisma Duta merupakan kali kedua digelar dan tahun ini dihadiri sekitar 1.500 orang yang berdatangan dari berbagai kota di Belanda.
Paduan suara dari jemaat Papua, Minahasa, dan Maluku, serta beberapa acara hiburan dan tarian daerah dari kelompok masyarakat dan KBRI Den Haag ikut memeriahkan perayaan Natal ini.
Firdaus menambahkan, dibandingkan tahun lalu, perayaan Natal bersama tahun ini ternyata mendapat tanggapan yang semakin baik dari masyarakat. Hal ini dapat dilihat tidak hanya dari semakin banyaknya masyarakat yang datang, tetapi juga secara kualitas perayaan Natal tahun ini juga menunjukan peningkatan.
Gedung Wisma Duta dan tenda ukuran besar yang dipasang di halaman penuh sesak oleh masyarakat. "Sampai sore hari, meskipun udara di Belanda sangat dingin namun masyarakat terus mengalir untuk bersilaturahmi dengan Dubes JE Habibie dan dengan sesama," demikian Firdaus. (es/es)











































