Umat Islam Wajib Patuhi Pemerintah

Laporan dari Ridderkerk

Umat Islam Wajib Patuhi Pemerintah

- detikNews
Senin, 29 Des 2008 06:50 WIB
Umat Islam Wajib Patuhi Pemerintah
Ridderkerk - Umat Islam wajib mematuhi pemerintah, termasuk pemerintah Belanda, sepanjang tidak dipaksa untuk meninggalkan agamanya.

Hal itu disampaikan H. Rosyid dari Eindhoven, menjawab pertanyaan peserta dalam Kajian Intensif Islam Akhir Tahun (KIAT) di Masjid Bait al-Rahmaan, Ridderkerk, 26-28/12/2008.

Rosyid menyandarkan pernyataannya pada QS An-Nisaa':59, "Hai orang-orang yang beriman, taatilah Allah dan taatilah Rasul (Nya), dan pemimpin di antara kamu..."

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Umat Islam di Belanda, menurut Rosyid, juga harus taat dan mematuhi peraturan-peraturan yang diberlakukan pemimpin atau pemerintah setempat, meskipun pemerintahnya bukan pemerintah islam.

"Tidak dibenarkan umat Islam melanggar peraturan, sehingga merugikan orang lain," jelas Rasyid, yang menyampaikan materi Mengenal Muhammad SAW.

Ahlak Mulia

Rosyid mengingatkan agar setiap muslim memperhatikan ahlak dan betul-betul meneladani kemuliaan ahlak Muhammad. Sesungguhnya tidaklah Muhammad itu diutus kecuali untuk menyempurnakan akhlak manusia.

"Jika setiap muslim konsekuen mengikuti ahlak Nabi Muhammad, maka dia bisa menebarkan rahmat dan kebaikan di mana pun dia berada," terang Rosyid.

Rosyid lalu menjabarkan kembali contoh ahlak mulia Muhammad sejak muda jauh sebelum masa kenabian, antara lain penuh kasih sayang, lemah lembut, penyabar, jujur, amanah, yang semua itu saat ini sudah dilupakan orang.

Pada diri Muhammad terdapat teladan nyata, contoh dan panutan konkrit bagi umat manusia. "Sayangnya saat ini banyak orang menyandang nama Muhammad, bahkan di negara Arab sendiri, namun ahlaknya tidak sesuai," demikian Rosyid.

KIAT ini, menurut panitia dari Yayasan Generasi Baru, diharapkan bisa menjadi alternatif kegiatan bagi generasi muda, yang sudah terbiasa merayakan momentum pergantian tahun dengan hura-hura. (es/es)


Berita Terkait