PPI Pastikan Dukung Prabowo Sebagai Capres Januari 2009

PPI Pastikan Dukung Prabowo Sebagai Capres Januari 2009

- detikNews
Sabtu, 27 Des 2008 09:33 WIB
PPI Pastikan Dukung Prabowo Sebagai Capres Januari 2009
Jakarta - Akhirnya, menjelang tutup tahun 2008, Partai Pemuda Indonesia (PPI) memastikan akan mendukung Prabowo Subijanto sebagai calon presiden dalam Pilpres 2009 nanti. Sebelumnya PPI sempat menyebut sejumlah figur, seperti Megawati Soekarnoputri, Susilo Bambang Yudhoyono, Sri Sultan HB X.

"Salah satu yang cukup diminati di internal untuk diusulkan sebagai ikon capres PPI adalah Prabowo Subianto," kata Ketua DPP PPI Yudho Enjanarko kepada wartawan di Jakarta, Sabtu (27/12/2008).

Menurut Yudho, sosok presiden mendatang haruslah orang yang benar-benar paham tentang permasalahan bangsa ini dan punya kemampuan ekstra serta cukup cekatan untuk mengatasinya. Meskipun Partai Gerindra sudah mengusung Prabowo Subijanto sebagai Capres, namun PPI tidak merasa kecil hati untuk mengusung Prabowo.

"Gerindra adalah partai baru dan pasti akan butuh mitra koalisi strategis dengan parpol lain. Akan sangat ideal bagi Gerindra dan Prabowo apabila mereka memperkuat jaringan pendukungnya dengan parpol baru yang juga memiliki suara di akar rumput yang kuat seperti PPI," jelasnya.

Sementara itu, Yudho menilai, Prabowo memiliki sejumlah nilai positif yang layak diapresiasi dan diaktualisasi antara lain sebagai figur yang populis, inklusif, idealis dan tentu saja nasionalis.

"Rasa cintanya terhadap bangsa Indonesia sesuatu yang tidak terbantahkan lagi. Usia dirinya yang masih cukup produktif merupakan pertimbangan lain dari PPI untuk menjadikan Prabowo sebagai ikon pemuda calon pemimpin nasional dalam Pilpres 2009," tegasnya.

Ketika ditanyakan apakah dukungan PPI kepada Prabowo Subijanto ini sebagai usulan pribadi ataukah peryataan resmi PPI. Yudho menjawab, bahwa Rakornas Pemenangan Pemilu PPI pada bulan Januari 2009 nantilah yang akan menjadikan statement ini menjadi resmi," jawabnya sambil tersenyum. (zal/irw)


Berita Terkait