"Sangat sulit melupakan bencana itu, karena kami sendiri merasakan bagaimana dahsyatnya," ujar Amiruddin warga Lampulo, Banda Aceh, Jumat (26/12/2008).
Amir berhasil menyelamatkan diri dengan naik ke perahu yang berada di atap rumah warga. 59 Orang selamat dalam perahu tersebut setelah bertahan selama 7 jam.
"Empat keluarga saya meninggal dalam peristiwa tersebut, orang tua dan kedua adiknya," tuturnya.
Dalam peringatan 4 tahun tsunami, yang jatuh hari ini, puluhan warga berdoa
di bawah perahu yang menyelatkan jiwa mereka. "Kami berdoa disini untuk mengenang para korban tsunami. Semoga arwah mereka tenang disisi Allah," tutur Amir.
Sementara sejumlah warga berdoa di bawah perahu yang bersarang di atap rumah di Lampulo, Banda Aceh. Saat tsunami, 59 orang selamat dalam perahu tersebut setelah bertahan selama 7 jam.
Warga yang berdoa itu umumnya mereka yang selamat diatas perahu tersebut. Mereka membacakan Surah Yasin untuk para korban bencana tsunami yang telah tiada. "Kami berdoa disini untuk mengenang para korban tsunami. Semoga arwah mereka tenang disisi Allah," tutur Amiruddin. (nal/ndr)











































