"Keputusan suara terbanyak membuat caleg perempuan yang mendapat nomor jadi akan tersisih. Ini disebabkan kekurangan faktor gizi berupa uang dan logistik," kata Ketua Umum Pergerakan Perempuan Kebangkitan Bangsa (PPKB) Badriyah Fayumi, Jumat (26/12/2008).
Hal ini diungkapkan Badriyah usai acara catatan akhir tahun di DPP PKB, Kalibata, Jakarta Selatan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara itu, anggota Komisi VI DPR Saidah Sakwan menyatakan telah menyusun beberapa strategi untuk menyiasati keputusan MK tersebut.
Salah satunya adalah dengan mengadakan komunikasi lintas partai untuk mendata caleg perempuan yang potensial di berbagai daerah.
"Nanti yang potensial di daerah pemilihannya akan kita dukung walaupun beda partai," katanya. (nal/ndr)










































