"Ada 6 orang tewas yang ditemui di lokasi kejadian. Mereka sampai saat ini belum diidentifikasi. Kondisi mereka sangat buruk karena terbakar dan rencananya akan diidentifikasi melalui identifikasi gigi," ujar petugas kepolisian Covina Letnan Pat Buchanan seperti dilansir dari Reuters, Kamis (26/12/2008).
Pardo memuntahkan timah panas dalam suatu pesta natal di daerah Los Angeles, California. Dia menyusup ke pesta tersebut dengan mengenakan pakaian sinterklas. Anak usia 8 tahun menjadi salah satu korbannya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hingga saat ini, polisi mengaku belum mengetahui berapa banyak korban baik yang disebabkan oleh serangan tembakan maupun dari kebakaran.
Pada saat kejadian, rumah tersebut diketahui sudah mulai terbakar, dan saat polisi mendatangi rumah tersebut api sudah menelan habis seluruhnya.
"Dia tewas setelah menembak dirinya sendiri. kami meyakini ini disebabkan karena percekcokan dalam pernikahan," kata Buchanan.
Dua orang yang tertembak yakni, seorang anak perempuan berusia 8 tahun yang tertembak di bagian kepala saat sedang membuka pintu dan seorang anak perempuan lainnya berusia 16 tahun.
Pada saat kejadian, beberapa tamu bahkan sempat melompat melalui jendela di lantai dua rumah. Para saksi mata mengatakan Pardo menanggalkan kostum Santa-nya usai menembak.
(nov/ir)











































