Komnas HAM Selidiki Bentrokan Petani & Polisi di Riau

Komnas HAM Selidiki Bentrokan Petani & Polisi di Riau

- detikNews
Jumat, 26 Des 2008 10:55 WIB
Komnas HAM Selidiki Bentrokan Petani & Polisi di Riau
Jakarta - Komnas HAM menindaklanjuti kasus bentrokan yang terjadi antara petani dan polisi di Bengkalis, Riau. Tim yang dipimpin Wakil Ketua Komnas HAM M Ridha Saleh pun kini berada di lokasi melakukan investigasi.

Tiba di bandara sekitar pukul 08.30 WIB, Jumat (26/12/2008) tim Komnas HAM langsung menuju lokasi bentrok di area konsesi hutan tanaman industri PT Arara Abadi, anak Sinar Mas Grup.

"Kedatangan ini terkait sengketa lahan yang mengakibatkan kerugian besar yang terjadi pada masyarakat. Di mana dalam sengketa agraria ini pihak perusahaan meminta bantuan ke Polda Riau untuk mengusir paksa masyarakat yang menduduki areal konsesi tersebut," kata Direktur Walhi Riau Johny S Mundung.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Bentrokan terjadi pada 18 Desember 2008 dan mengakibatkan ratusan rumah dibakar serta diratakan dengan alat berat. Dalam kasus ini, 81 warga desa dijadikan tersangka dengan tuduhan mencaplok lahan perusahaan.

"Sebenarnya kasus ini masih diselesaikan di tingkat propinsi, namun mengapa Brimob harus mengobrak-abrik perkampungan dan mengusir warga," jelasnya.

Sementara Kabid Humas Polda Riau AKBP Zulkifli yang dihubungi melalui telepon menjelaskan kalau rumah yang diratakan hanyalah gubuk. Polisi juga tidak mempersoalkan pengaduan warga ke Komnas HAM.

"Ya silakan saja mengadukan ke komnas HMA. Itukan hak mereka," tandasnya. (ndr/nal)


Berita Terkait