Seperti dilansir AFP, Kamis (25/12/2008), Molnar keluar rumah pada hari Jumat, 19 Desember, untuk berbelanja. Namun nasib buruk menimpanya. Ia hilang setelah badai menghantam wilayahnya di Ancaster, Otario. Baru tiga hari kemudian regu pencari berhasil menemukannya.
Akibat musibah itu, Molnar mengalami hipotermia. Dia harus menjalani perawatan di Hamilton, Ontario, Kanada.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Tidak ada lagi penjelasan logis. Ini adalah kado Natal terindah. Kami harus benar-benar berterima kasih atas apa yang terjadi," ungkapnya bahagia.
David menjelaskan, istrinya tengah keluar rumah untuk membeli beberapa bahan untuk membuat kue saat badai salju menerpa dan menimbunnya. Ketika ditemukan 72 jam kemudian, tubuh Donna terbalut salju setebal 60 cm.
"Natal kali ini mungkin bukan menjadi yang paling ideal. Namun yang jelas lebih baik daripada yang kami perkirakan sebelumnya," pungkasnya. (alf/sho)










































