"Saat saya mewawancarai korban, korban mengaku bahwa dua anaknya yang sempat dilahirkan saat berada di Yogyakarta dijual oleh suaminya. Bahkan, dia sempat diberi uang banyak dan uangnya diminta kembali oleh laki-laki yang menghamilinya itu," tegas anggota tim, Agung, di Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Prof dr Soeroyo, Kamis (25/12/2008).
Laki-laki yang menghamilinya berinisial SM dan berprofesi sebagai pemulung di kawasan Kota Yogyakarta. Dia adalah satu-satunya laki-laki yang mempunyai hubungan dengan IR selama di Yogyakarta. Tim TRC menduga, SM sengaja menghamili IR kemudian anak yang dilahirkannya nanti dijual kepada orang lain.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mendapat fakta baru tersebut, Tim TRC langsung melakukan verifikasi dari pengakuan korban IR. Mengecek kebenaran, apakah korban melakukan itu pada saat di Panti Karya Yogyakarta atau di Panti Wiloso Tomo Salatiga, Jawa Tengah.
"Sampai tadi malam, kami baru mencari-cari apakah betul kehamilan, kelahiran dan penjualan anak yang dilakukan SM dilakukan di dalam kedua panti itu atau di luar panti," jelas Agun.Β (gah/gah)











































