"Mereka (kubu Cak Imin) membuat sebuah siasat atau sebuah akal bahwa mereka
mengatakan tetap menganggap saya penting. Tapi pada saat yang sama juga tidak (menganggap penting)," ujar Gus Dur dalam konferensi pers di PBNU, Jl Kramat Raya, Jakarta, Kamis (25/12/2008).
Menurut Gus Dur, Cak Imin telah memberikan keterangan palsu kepada publik terkait status dia di PKB. Di mana-mana, Cak Imin mengatakan Gus Dur telah keluar dari PKB. Oleh karenanya persetujuan Gus Dur tidak diperlukan lagi dalam berbagai pengambilan keputusan partai.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Boikot Caleg Cak Imin
Gus Dur juga mengeluarkan Perintah Harian Ketua Dewan Syuro agar seluruh kader PKB tidak mencoblos caleg PKB Cak Imin. Hal itu disebabkan Cak Imin telah mengajukan daftar caleg tanpa melibatkan dia selaku Ketua Dewan Syuro.
"Hal ini harus kita sikapi dengan tidak memilih caleg PKB yang diusulkan oleh saudara Muhaimin Iskandar dan Lukman Edy pada Pemilu 2009," ujar Gus Dur dalam Perintah Harian Dewan Syuro.
Mekanisme pemboikotan itu rencananya akan dibicarakan dalam Musyawarah Pimpinan Nasional (Muspimnas) PKB yang akan digelar akhir Januari mendatang. Muspimnas yang sedianya menghadirkan seluruh DPW se-Indonesia itu juga akan menjadi wahana konsolidasi internal PKB. (sho/rdf)











































