Dipalaki Preman, Pedagang di Ragunan Merugi

Dipalaki Preman, Pedagang di Ragunan Merugi

- detikNews
Kamis, 25 Des 2008 16:35 WIB
Dipalaki Preman, Pedagang di Ragunan Merugi
Jakarta - Pedagang kaki lima di Kebon Binatang Ragunan sering merugi. Mereka kerap menjadi sasaran pemalakan para preman.

Nani, salah satu pedagang bakso di Ragunan mengaku sering merugi berjualan di kawasan wisata ini. Bagaimana tidak, selain harus bayar uang sewa tiap bulan, Nani juga harus bayar uang keamanan kepada preman.

"Sebulan saya harus bayar sewa Rp 1 juta ke petugas keamanan dari Ragunan," ujar Nani kepada detikcom, di Kebon Binatang Ragunan, Jakarta Selatan, Kamis (25/12/2008).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Selain itu, Nani juga diharuskan membayar uang keamanan sebesar Rp 10 ribu kepada preman setiap harinya. Ironisnya, preman tersebut diduga sebagai oknum petugas keamanan Ragunan.

"Katanya sih buat jatahnya dia," ujarnya.

Penghasilan Nani sehari dirasakan tidak terlalu menguntungkan. Beruntung kalau sedang ramai pengunjung, Nani bisa mendapatkan lebih.

"Kalau rame, sehari paling tiga ratus ribu. Kalau sepi, paling banyak cuma Rp 150 ribu," katanya.

Bukan hanya Nani yang merasa resah dengan ulah preman tersebut. Teman seprofesinya pun merasakan hal yang sama.

Nani mengaku enggan melaporkan oknum tersebut ke pihak terkait. Namun demikian, Nani tetap bertahan dengan usahanya itu.

"Kalau tidak dari sini mau dari mana lagi," katanya.

(mei/rdf)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads