Ahmadinejad akan menyampaikan pesan Natal ini melalui televisi Inggris, Channel Four, seperti dikutip dari AFP, Kamis (25/12/2008).
"Apabila Yesus berada di bumi hari ini, tidak disangsikan lagi dia akan berada pada barisan orang yang menentang kekerasan, sifat pemarah dan kekuatan ekspansi,"Β ujar Ahmadinejad berdasarkan transkrip pra-rilis yang didapatkan dari Channel Four.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain itu, dia juga mengatakan permasalahan sosial yang ada di masyarakat karena penolakan terhadap agama.
"Yesus akan kembali 'bersama anak yang mengagungkan pesan yang disampaikan Islam dan akan memimpin dunia menggapai cinta, persaudaraan dan keadilan'," ujarnya di Parsi, Iran.
Ahmadinejad mengakhiri pesannya dengan mengungkapkan harapan pada tahun baru yang sebentar lagi akan tiba.
"Saya berdoa untuk tahun baru akan menjadi tahun kebahagian, kemakmuran, perdamaian dan persaudaraan untuk sesama. Saya berharap agar semuanya sukses dan bahagia" pungkasnya.
Seperti diketahui sebelumnya,Β hubungan Iran-Inggris tegang sejak Revolusi Iran tahun 1979. Utamanya saat Iran membantah tudingan Barat mengenai program nuklirnya.
Barat yang ketakutan mengkhawatirkan program nuklir Iran dijadikan senjata nuklir. Namun, Iran bersikukuh bahwa program nuklirnya digunakan untuk tujuan damai, yaitu sebagai pembangkit tenaga listrik.
Sementara Dubes Israel di Inggris, Ron Prosor mengecam pesan itu sebagai 'skandal dan mempermalukan bangsa' yang diberikan Presiden Iran yang menolak mengakui Holocaust dan negara Yahudi. (ddt/nwk)











































