Patung Dewi Kwam-Im terletak di salah satu altar ruang Dharma Sala yang merupakan tempat persembahyangan umat Buddha. Tetesan air ini menebarkan aroma sangat harum. "Air suci ini menetes pertama kali pada pagi hari, 8 Desember 2008," kata Biksu Javanapanno Rabu (24/12/2008).
Wihara Buddha yang terbesar di Bali, di Desa Banjar, Kecamatan Banjar, Kabupaten Buleleng, Bali. Patung Dewi Kwam-Im berada di salah satu altar ruang Dharma Sala yang merupakan tempat bersembahyang bagi umat Budha. Di ruang ini ada tiga altar yakni Altar Body Satwam, Altar Budha dan Altar Budha Patrinirwana.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Biksu Jayanapanno menuturkan pada pagi hari, dirinya melihat ada tetesan air di atas altar patung Dewi Kwam-Im. Ia kemudian membersihkan altar tersebut. Namun, ia melihat kembali tetesan air di atas altar pada siang hari dengan volume yang lebih banyak.
Kejadian unik ini menarik perhatian umat. Warga setempat memohon air dengan menggunakan air mineral. Namun, air suci ini tak menetes lagi keseokan harinya. Air suci ini kembali menetes pada 16 Desember 2008.
Air yang menetes dari lubang Cumpu Patung Dewi Kwam Im penuh misteri. Terkadang air mengalir dengan deras, tak jarang pula air muncul setetes setiap 5-10 menit. (gds/djo)










































