Pernyataan keras dari sejumlah kalangan ini dikeluarkan menyusul pernyataan Paus Benediktus XVI dalam pesan Natal hari Selasa (23/12), yang mengatakan bahwa "hutan tropis harus diselamatkan dari kepunahan, sama pentingnya dengan menyelamatkan umat manusia dari perilaku homo dan transeksual".
Kecaman juga datang dari sejumlah pendeta yang memang tidak berafiliasi dengan Vatikan. Kepala Gerakan Gay dan Lesbian Kristen Pendeta Sharon Ferguson mengatakan bahwa pemimpin Katolik "benar-benar tidak bertanggung jawab dan sama sekali tidak dapat diterima."
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pernyataan keras juga diungkap Pendeta Doktor Giles Fraser, presiden dari Gereja Inklusif yang pro gay. "Paus menyebarkan ketakutan bahwa orang-orang gay adalah ancaman bagi planet ini. Hal itu sangat absurd," jelas Fraser.
"Apa tidak ada hal yang lebih baik lagi untuk dikatakan pada Natal kali ini?" tambahnya.
Dlam pesan Natal, Paus menyerukan agar umat manusia mendengarkan pesan 'bahasa penciptaan' demi bisa memahami kepentingan hubungan antara laki-laki dan perempuan. Paus Benediktus XVI juga mengumpamakan perilaku homoseksual sebagai 'merusak ciptaan Tuhan'.
(alf/nrl)











































