JK pun menjawab pertanyaan murid Playgroup dan TK ini. "Sedikit gajinya, yang penting bagaimana membangun negeri ini. Yang penting bisa membangun sekolah," ujar JK sambil tersenyum di Istana Wapres, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Rabu (24/12/2008).
Isi surat murid TK dan playgroup lainnya yakni "Pak Wapres maju terus pantang mundur. Biar demo di mana-mana, jadikan itu sebagai motivasi untuk kerja. Demo itu isi hati rakyat kecil. Ibu bilang doa rakyat kecil itu didengar oleh Allah."
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain menjawab surat, JK juga mengadakan tanya jawab dengan murid TK dan playgroup itu.
"Pak JK mau jadi wapres?" tanya salah seorang murid TK.
"Maksudnya nanti? Kan sekarang sudah. Tahun depanlah," jawab Ketua Umum Partai Golkar ini.
"Bagaimana caranya jadi presiden?" tanya seorang anak yang berbadan besar ini.
"Belajar saja dulu. Jadi ketua kelas saja dulu," kata JK.
Murid-murid TK dan Playgroup datang ke kantor wapres dalam rangka memperingati Tahun Baru Islam. Mereka datang sambil membawa kenang-kenangan berupa lukisan bergambar JK. Sebelum acara tanya jawab, murid TK dan Playgroup itu duduk mengdengarkan JK berbicara. Namun namanya anak kecil, mereka tidak bisa diam.
Meski JK berbicara di depan, anak TK tetap sibuk mengobrol dan bermain dengan temannya. Ada juga yang sibuk selonjoran dan berdiri di kursi.
Melihat ulah anak TK itu JK diam saja. Bahkan Paspampres juga ikut diam melihat tingkah laku bocah-bocah itu. Hanya 20 guru sibuk mengatur anak kecil tersebut.
Usai pertemuan, JK berjabat tangan dan mencium mereka satu persatu sambil berfoto bersama. Lalu kemudian mereka menyerbu snack yang disediakan petugas rumah tangga Istana Wapres.
(nik/nrl)











































